Sadis, Gadis Dibawah Umur ini di Gilir 3 Pria Dirumah Kosong

oleh -5.662 views
banner 970x250

BIREUEN, KABARGALUS | Tiga pemuda Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen, tega menyetubuhi dan menggilir gadis yang masih berusia dibawah umur. Sebut saja nama korban Bunga, (15) yang masih berstatus pelajar.

Kejadian tragis itu berawal dari salah satu tersangka menjemput korban dari tempatnya berjualan jagung di Kampung Pulo Lawang Kecamatan Jeumpa. Kemudian korban dibawa ke salah satu rumah kosong di Desa Tambu Kecamatan Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen.

Sesampainya korban bersama tersangka dirumah kosong itu, ternyata di rumah tersebut sudah ada dua tersangka lainnya yang tidak dikenali korban. Selanjutnya, korban disetubuhi secara bergantian.

“Setelah puas melampiaskan nafsu bejatnya, sekira pukul 04.00 WIB, korban diantar ke rumah temannya di Kampung Pulo Lawang dan keesokan harinya, Bunga diantar oleh kawannya pulang,” tutur Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan melalui Kasat Reskrim, Iptu Eko Rendi Oktama, SH, via WhatsApp, Rabu (29/5/2019).

Kemudian, kelakuan bejat ketiga pemuda itu, diceritakan korban kepada keluarganya. “Mendengar korban diperlakukan tidak senonoh, pihak keluarga merasa keberatan dan melaporkannya ke Polres Bireuen,” tandas Eko.

Menindaklanjuti laporan itu, pada Selasa 28 Mei 2019 sekira pukul 01.30 WIB, Tim Opsnal Satreskrim yang di pimpin KBO Reskrim dan didampingi Kapolsubsektor Simpang Mamplam, bergerak ke Desa Peunulot Baroh Kecamatan Simpang Mampalm.

“Sekira pukul 01.00 WIB, tim tiba di Desa yang dituju. Kemudian, tim Opsnal Satreskrim Polres Bireuen melaksanakan pengamatan terhadap tersangka. Selanjutnya, sekira pukul 01.30 WIB, Tim Opsnal sudah menemukan lokasi tersangka yang sedang main catur pada saat itu,” papar Kasat.

Tak menunggu lama, Tim bergerak dan melakukan upaya paksa penangkapan terhadap tersangka persetubuhan terhadap anak dibawah umur ini.

“Untuk kepentingan penyidikan, ketiga pemuda bejat itu yakni, SB (21), warga Peunulot Baroh, IS (19) warga Desa Tambu, dan HD (20) warga Meunasah Meuria, diangkut ke Mapolres Bireuen, guna penyidikan lebih lanjut,” pungkas Kasat Reskrim Polres Bireuen. [Dosaino]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *