GDAD Solusi Cepat, Tepat dan Cerdas Untuk Perangi Ganja di Aceh

oleh -186 views
banner 970x250

BLANGKEJEREN, KabarGalus | Grand Design Alternative Depelopment (GDAD) merupakan solusi cepat, tepat dan cerdas dalam memerangi ganja di Kabupaten Gayo Lues khususnya dan Provinsi Aceh umumnya.

Hal itu dikatakan, Kepala BNN Kabupaten Gayo Lues, Fauzul Iman, ST, M.Si, pada media ini, Minggu (2/2/2020).

Namun aneh sambungnya, ditengah berjalannya program GDAD tersebut di Provinsi Aceh, justru terlontar pula sebuah wacana dari salah satu anggota DPR RI Perwakilan Aceh, untuk melegalkan ganja. Padahal, sesuai dengan Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009, ganja tergolong jenis narkotika kelas 1.

“Makanya, wacana melegalkan ganja tidak ada logikanya. Terlebih ganja dapat menjadikan seseorang itu kecanduan dan cenderung berbuat tindak pidana. Oleh sebab itu, kami tidak sepaham dengan wacana pelegalan ganja yang terbukti mampu merusak generasi bangsa ini,” tegas Fauzul Iman.

Apalagi ungkap Fauzul, untuk mengatasi kultivasi ganja, BNN dan Kementerian sudah membuat program GDAD. Bahkan saat ini program tersebut sedang berjalan.

“Untuk program GDAD di Kabupaten Gayo Lues, perdana kita lakukan di Kampung Agusen Kecamatan Blangkejeren yaitu, mengganti tanaman ganja ke tanaman kopi. Kemudian, program GDAD berkembang ke Kampung Pepelah Kecamatan Pining. Disini kita mengganti tanaman ganja ke komidi jagung,” papar Kepala BNNK Gayo Lues itu.

Bahkan lanjutnya, untuk wilayah GDAD di Desa Pepelah, komidi jagung sudah berkembang untuk menekan kultivasi tanaman ganja di wilayah tersebut. “Alhamdulillah, program GDAD di Desa Pepelah berhasil dan kini tidak ada lagi masyarakatnya menanam ganja, melainkan sibuk dengan komoditi jagung,” sampainya.

Untuk itu, program GDAD ini perlu di dukung oleh DPR, dalam mempercepat proses penyadaran masyarakat akan bahaya ganja, sehingga warga tidak lagi berkeinginan menanam barang haram tersebut dan berganti dengan penanaman komoditi pertanian yang lebih baik dan halal, sehingga mampu meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat Gayo Lues khususnya dan Aceh pada umumnya. Demikian Kepala BNN Kabupaten Gayo Lues, Fauzul Iman, ST, M.Si.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *