Kepala Sekretariat MAA Agara, Diduga Tilep Dana Perjalanan Dinas dan Anggaran Pembelian Laptop

oleh -260 views
banner 970x250
Foto : Ilustrasi

KUTACANE, KabarGalus | Oknum Kepala Sekretariat Majelis Adat Aceh (MAA) Aceh Tenggara (Agara), berinisial DPS, diduga tilep dana Perjalanan Dinas dan Pembelian Laptop Kantor MAA tersebut.

Mencuatnya dugaan tersebut, bersumber dari mantan Ketua MAA Aceh Tenggara, Suhardi Pelis.

“Total dana Perjalanan Dinas sebesar Rp 25 juta tahun 2019, baru dibayarkan oknum Kepala Sekretariat MAA itu sebesar Rp 8 juta rupiah, sehingga dana tersebut ada sekitar Rp 17 juta rupiah lagi yang hingga kini tidak jelas juntrungnya dan di tunaikan ke saya,” papar Suhardi Pelis, pada wartawan media ini, Sabtu (8/2/2020) lalu.

Seharusnya sambung Suhardi, walau dirinya tidak lagi menjabat sebagai Ketua MAA Agara sejak awal tahun 2020 ini, tentu sisa dana Perjalanan Dinas wajib hukumnya dibayarkan hingga berakhirnya tahun anggaran 2019.

“Anehnya, sisa dana itu tak kunjung dibayarkan ke saya, dan saya menduga dana tersebut sudah di tilep oleh oknum Kepala Sekretariat MAA itu,” duga Suhardi.

Bahkan sambungnya, selain dana Perjalanan Dinas, Suhardi Pelis juga menduga dana pembelian laptop senilai Rp 15 juta juga ditilep, pasalnya, hingga berakhirnya masa jabatannya, laptop yang dimaksud tidak pernah terlihat sama sekali.

“Saya yakin, uang pembelian laptop pun telah dia tilep. Padahal, baik dana Perjalanan Dinas dan anggaran Pembelian Laptop telah masuk ke dalam RKA MAA Agara tahun 2019 lalu,” rinci Suhardi.

Jika ditelisik, hal ini jelas akan menjadi temuan tim Inspektorat Agara, apabila kedua anggaran tersebut diaudit, terlebih Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) perjalanan dinas tidak satupun yang di tandatangani olehnya, sebagai Ketua MAA saat itu.

Terkait tudingan mantan Ketua MAA Aceh Tenggara itu, Kepala Sekretariat MAA Agara, berinisial DPS, saat dikonfirmasi media ini, Minggu (9/2/2020), via selulernya, membantah dugaan tersebut.

“Apa yang ditudingkan mantan Ketua MAA Agara itu tidak benar, semua dana Perjalanan Dinas itu telah saya bayarkan, begitu juga dengan dana pembelian laptop kantor, telah saya beli dan untuk SPJ-nya telah juga ditandatangani,” pungkas DPS, di ujung konfirmasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *