Pemkab Galus Larang Masyarakatnya Rayakan Valentine’s Day

oleh -5 views
banner 970x250

BLANGKEJEREN, KabarGalus | Pemerintah Kabupaten Gayo Lues (Pemkab Galus) mengeluarkan surat imbauan pelarangan merayakan Valentine’s Day di Kabupaten berjuluk Negeri Seribu Bukit dan Seribu Hafidz itu, dengan nomor surat 451/59/2020 dan ditandatangani langsung oleh Wakil Bupati Gayo Lues.

Wakil Bupati Gayo Lues, H Said Sani menyebutkan, perayaan Valentine’s Day (Hari kasih sayang) yang dirayakan pada setiap 14 Februari ini, sangat bertentangan dengan Syariat Islam dan Undang-undang nomor 44 tahun 1999, tentang penyelenggaraan keistimewaan Provinsi Daerah Istimewa Aceh dan Qanun Nanggroe Aceh Darussalam nomor 11 tahun 2002, tentang pelaksanaan Syariat Islam dibidang Aqidah, Ibadah dan Syiar Islam.

“Melalui surat itu, kita imbau masyarakat Gayo Lues agar tidak merayakan hari Valentine’s Day. Jika ada pelanggaran, segera laporkan kepada Satpol-PP dan WH,” tegasnya Wakil Bupati, Selasa (11/02/2020) kemarin, di Pendoponya.

Dalam imbauan ini sambung Said Sani, Pemkab Gayo Lues meminta kepada Kepala Sekolah, Guru dan orang tua wali murid, agar mengawasi Anak-anaknya, agar tidak merayakan Valentine’s Day pada 14 Februari mendatang. Kemudian, imbauan tersebut juga meminta kepada para penceramah untuk menyampaikan Tausiyah di Masjid masing-masing, agar menerangkan kepada jamaahnya tentang bahaya merayakan valentine’s Day terhadap Aqidah Islam.

“Kita juga meminta kepada para pelaku usaha Perhotelan, Cafe, dan tempat hiburan lainnya di Gayo Lues, untuk tidak memfasilitasi kegiatan perayaan Valentine’s Day. Kita telah meminta Satpol-PP dan WH serta para Camat, untuk proaktif mengawasi setiap kegiatan yang melanggar Syariat Islam dan mengambil tindakan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *